Bila dilihat dari pengertian Kloning merupakan teknik penggandaan gen
yang menghasilkan turunan yang sama sifat baik dari segi hereditas maupun penampakannya. (http://id.wikipedia.org/wiki/Kloning)Akhir-akhir ini banyak negara yang mengklaim telah berhasil mengkloning hewan, seperti :
Ilmuwan di Korea Selatan mengklaim telah berhasil mengkloning empat
ekor anjing jenis beagle. Uniknya, tubuh keempat anjing tersebut bisa menyala. Profesor Lee Byeoung-chun dari Universitas Nasional Seoul yang memimpin riset kloning ini menyebutnya sebagai anjing transgenik pertama di dunia yang membawa gen fluorescent. Sebelumnya, peneliti AS dan China baru bisa melakukannya pada tikus dan babi.
Ilmuwan Iran sukses mengkloning kambing untuk pertama kalinya. Keberhasilan ini menambah daftar sukses Iran dalam penguasaan bioteknologi. Seekor anak kambing betina hasil kloning yang diberi nama
Hana lahir hari Rabu (15/4) di Kota Isfahan, Iran bagian tengah. Kloning dilakukan Royan Research Institute yang dipimpin Dr Mohammed Isfahani. “Dengan kelahiran Hana, Iran termasuk lima negara di dunia yang bisa mengkloning kambing,” ujar Isfahani yang merupakan pakar embriologi. Pada tahun 2006, Iran juga sukses menjadi negara pertama di Timur Tengah yang dapat mengkloning domba. Penelitian kloning merupakan salah satu ambisi Iran untuk menjadi pusat iptek di Timur Tengah pada tahun 2025. Penelitian kloning hewan di Iran didukung penuh para ulama, meski kloning pada manusia dilarang.
Memasuki Tahun Sapi (Year of Ox) di awal tahun 2009 ini, para ilmuwan Jepang mengumumkan kesuksesannya mengkloning sapi legendaris khas Jepang. Keberhasilan tersebut tidak sekadar prestasi baru penelitian bioteknologi di Jepang, tetapi membuka kesempatan untuk menyediakan stok pangan berkualitas yang terjamin di masa depan. Jenis sapi yang
berhasil dikloning adalah Hida-gyu yang merupakan sapi khas Prefektur Gifu, bagian tengah Jepang. Para peneliti dari Universitas Kinki dan lembaga riset peternakan Gifu berhasil menghasilkan empat ekor sapi kloning antara November 2007 dan Juli 2008. Namun, hanya dua ekor yang bertahan hidup sampai sekarang.
Dilihat dari fakta tersebut diatas semakin lama hasil kloning di dunia semakin banyak.
Yang perlu diketahui bahwa Indonesia sejak dulu merupakan salah satu negara yang cukup sukses untuk masalah kloning. Lhooo…..kok bisa
Nah apabila dilihat dari kesamaan istilah “kloning” untuk benda adalah teknik penggandaan benda yang menghasilkan kesamaan benda yang sama sifat baik dari segi kegunaan maupun penampakanbenda tersebut. Maka tidak salah kalau Indonesia merupakan salah satu negara penghasil “kloning benda” terbesar dan tersukses di dunia. Hal ini ini dapat dilihat dari maraknya berita di media-media, bahkan kalo kita jalan-jalan di pusat perkotaan, akan kita jumpai para PKL banyak menjual CD-CD “kloningan” yang marak dijual.:-D
Semakin banyaknya ilmuwan “kloning benda” tersebut akan menjadi tantangan ilmuwan-ilmuwan bangsa kita untuk menyaingi para “ilmuwan kloning benda”. Kita tunggu aksi ilmuwan kita…..
Hahahha.,.., itu mah bajakan bang
Hm, tapi mantep juga ya main kloning-kloningan!
tau gw juga bajkan tinggal pake alis aja tu jidat…..
hhehehhehe