Ingat kisah Raja Mesir Fir’aun yang sangat angkuh … !!!
“Fir’aun” dalam bahasa Arab atau “Pharaoh” dalam bahasa Inggris adalah julukan bagi raja-raja Mesir kuno. Sebenarnya dalam sejarah penguasa Mesir, selain julukan Fir’aun ada juga julukan “al Malik” seperti yang disebutkan Al Qur’an dalam surat Yusuf. Ternyata julukan Fir’aun diberikan khusus untuk penguasa asli Mesir. Dia tenggelam di laut Merah saat mengejar Nabi Musa As. Jasadnya masih utuh seperti yang Allah janjikan dalam Al Qur’an surat Yunus, ayat 92: “Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu, supaya menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu, dan sesungguhnya manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.”
Sesungguhnya dibalik semua peristiwa yang diceritakan dalam Al-Qur’an pasti mengandung hikmah dan pelajran yang dapat diambil. Dan sebagai peringatan bagi seluruh manusia jasad fir’aun diawetkan untuk menjadi pelajaran.
Nah … hal ini terulang lagi di Inggris seorang perempuan lanjut usia menyimpan jenazah ibunya di lemari pendingin selama 20 tahun. Jenazah tersebut ditemukan terbungkus dalam kantong sampah di sebuah freezer yang terletak di garasi kediaman Daulat Irani (83) di Sidcup, London bagian tenggara.
Polisi menginterogasi Irani, Rabu (27/5), setelah kasus ini terbongkar. Polisi yakin Irani selama ini menyembunyikan jenazah ibunya karena khawatir akan diketahui oleh aparat bahwa ibunya telah menetap di Inggris secara ilegal apabila kematian ibunya itu diketahui khalayak luas.
Jenazah itu telah secara resmi diidentifikasi sebagai Gulbai Freedoon Murzan yang lahir pada 1901. Diyakini, Gulbai Freedon Murzan telah meninggal dunia 20 tahun lalu.
Polisi selama ini belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Gulbai Freedon Murzan. Hasil pemeriksaan post-mortem terhadap jenazah ibu dari Daulat Irani itu akan dikeluarkan dalam pekan ini.
Polisi mulai mendatangi kediaman Irani di Park Mead pada 10 Mei berdasarkan keterangan dari seorang tetangganya. Petugas forensik kemudian mendatangi kediaman Irani dan menyita jenazah Murzan yang diawetkan secara baik itu.
Salah satu tetangga, Ray Dyson (77), menggambarkan Irani sebagai wanita tua yang pandai menyimpan rahasia. “Cukup mengagetkan. Tiba-tiba dua mobil polisi lengkap dengan petugas forensik mendatangi rumah Irani,” ujarnya.
Polisi telah menyegel garasi Irani dan menggemboknya. Sementara itu, polisi hingga saat ini belum menahan Irani dan baru sebatas menginterogasinya.(Kompas.com)